Salah satu ciri khas yang utama suatu daerah sehingga kita dapat mengenalinya adalah budaya. Sulawesi Barat sebagai provinsi yang beribukota di Mamuju, meskipun dikenal sebagai Profinsi baru namun ternyata memilliki tiga Kabupaten terbesar kendati sudah dimekarkan lagi diantaranya provinsi Polmas (sekarang Polewali mandar), Majene dan Mamuju. Tidak hanya itu, di Majene khususnya, budayanya pun beraneka ragam diantara kebudayaan yang sangat popular dikalangann suku Mandar, Bugis dan suku Makassar adalah budaya khatamul Qur’an yang dikenal dengan istilah messawe totamma’. Messawa berarti menunggangi kuda, sedang totamma bermakna orang yang lulus atau khatam dari membaca dan mempelajari al-Qur’an. Messawa totamma biasanya diselenggrakan pada dua waktu yakni setelah anak tamat dari madarasah Ibtidaiyyah, dan ketika menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Upacara adat ini biasanya dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz pengajar al-Qur’an (tuangguru panggaji). Setelah acara pengajian selesai pun masih dilanjutkan dengan menunggangi kuda yang telah dipersiapkan oleh panitia, beberapa detik kemudian arak-arakan pun berlangsung dan diiringi dengan pribahasa mandar(kalinda’da) dengan berkeliling sepanjang desa atau dalam lapangan yang lebihya luas, biasanya ini berlansung sampai sore menjelang. Sebagai acara yang bernuansa islami dan mengandung nilai seni ini masyarakat pun tak ingin melewatkan untuk menyaksikannya, ini terbukti dihadiri mulai dari masyarakat setempat sampai Pemkab dan bahkan gubernur berserta jajarannya turut menghadiri kemeriahannya.
Budaya totamma’ cukup dikenal karena sebagai perwujudan dan apresiasi bagi anak, remaja sampai dewasa yang telah berhasil belajar dan mengkhatamkan Qur’an dengan benar. Kegiatan keagamaan ini pun dijadikan sebagai motivasi dan pelajaran untuk tetap membaca dan mentadabburi al-Qura’an serta mengamalkannya. Sehingga tidak berlebihan jika messawae totamma disebut sebagai islamic culture, yang telah banyak dikagumi negara luar seperti Malaysia dan Singapore. Untuk itu kenalilah dan lestarikanlah budayamu karena ia adalah aset kekayaan dan kebanggan bangsa di bumi pertiwi ini. By: Jamilah